Cidera ACL (Anterior Cruciate Ligament) merupakan salah satu cidera yang sangat ditakuti oleh atlet maupun orang yang gemar berolahraga. Bahkan banyak atlet yang tumbang berkali-kali dan tidak bisa menemukan performa terbaiknya kembali setelah mengalami cidera ACL.

Cidera ACL adalah kerusakan otot ligamen pada lutut yang menghubungkan tulang paha bagian bawah dan tulang kering. Cidera ini merupakan salah satu yang paling sering terjadi daripada cidera-cidera lainnya yang terjadi di sekitar lutut maupun kaki. Seseorang yang terkena cidera ACL akan mengalami sakit di bagian lutut dan akan kehilangan kemampuan dalam menjaga keseimbangan tubuh.

Kejadian seperti ini bisa menimpa siapa saja, maka dari itu penting untuk mengetahui segala seluk beluk tentang cidera ini. Dengan mempelajari apa saja penyebab-penyebab terjadinya cidera ACL akan mengurangi tingkat risiko terkena cidera ini. Sebelum membahas tentang pencegahan dan pengobatan cidera ini, berikut beberapa deretan atlet yang pernah mengalami cidera ACL, nama-nama berikut bisa menjadi peringatan bagi kita agar berhati-hati dengan cidera ini.


Atlet yang Karirnya Hancur Akibat Cidera ACL

1. Radamel Falcao

Falcao cidera ACL
Radamel Falcao

Falcao merupakan penyerang asal Kolombia. Namanya pertama kali muncul ke permukaan setelah penampilannya yang impresif bersama FC Porto. Bersama FC Porto ia berhasil memenangkan beberapa piala dan juga menjadi top scorer.

Permainannya yang beringas di kotak penalti seringkali menjadi sasaran tackling bek-bek lawan. Berulang kali terkena tackling akhirnya pada 2014 ia mengalami cidera ACL. Kejadian tersebut menjadi permulaan menurunnya karir Radamel Falcao.

Cidera yang dialami Falcao bersifat kambuhan. Pada tahun 2014 ia terpaksa harus menepi dalam jangka waktu yang lama dan absen pada gelaran piala dunia 2014, padahal saat itu ia sedang di puncak performanya. Hingga kini Falcao masih belum bisa kembali ke performa terbaiknya.

Baca juga: 12 Peraih Ballon d’or Apabila Tak Ada Ronaldo & Messi

2. Marco Reus

reus cidera acl
Marco Reus

Reus merupakan salah satu pemain muda paling potensial di era 2010-an. Pemain berkebangsaan Jerman ini bermain untuk klub Borussia Dortmund. Di Bundesliga ia menjadi salah satu pemain yang banyak diburu klub-klub besar di dunia.

Reus memiliki gaya permainan yang agresif. Ia berposisi sebagai winger atau pemain sayap. Ia memiliki kecepatan yang membuatnya seringkali mengacak-acak pertahanan lawan. Permainannya tersebut membuat bek-bek lawan sulit mengantisipasinya sehingga ia seringkali menjadi sasaran empuk untuk mendapatkan tackle keras hingga mendapatkan cidera ACL

Ia berulang kali masuk ruang perawatan akibat cideranya tersebut, bahkan pada tahun 2017 cideranya yang parah membuatnya harus absen pada piala dunia 2018. Reus yang tadinya merupakan pemain potensial kini menua dengan status hanya sebagai pemain rata-rata saja.

3. Theo Walcott

walcott cidera ACL
Theo Walcott

Walcott muda merupakan pemain yang digadang-gadang akan menjadi legenda sepak bola Inggris. Hal tersebut membuat  manajer Arsenal saat itu, Arsene Wenger tak ragu memboyongnya ke Emirates Stadium dari Southampton.

Di awal kedatangannya bersama Arsenal, ia mendapatkan banyak kepercayaan untuk tampil di banyak pertandingan. Karir Walcott saat itu terbilang melejit pesat, seketika ia menjadi pemain andalan Arsenal yang seringkali menyumbangkan gol dan assist.

Hingga akhirnya pada 2014 Walcott harus terkena tackle keras dari pemain Tottenham Hotspurs, Danny Rose. Tackle tersebut membuatnya mengalami cidera ACL. Sejak saat itu karir Walcott seketika meredup. Cideranya berulangkali kambuh hingga permainannya di lapangan hijau terkena imbasnya. Walcott akhirnya dilepas ke Everton. Bahkan kini di Everton ia masih seringkali sulit untuk menembus skuat utama.

Penyebab Cidera ACL

ACL merupakan bagian yang melintang di antara lutut, tulang paha dan tulang kering. Saat seseorang terkena cidera pada bagian tersebut akan terasa nyeri yang sangat perih dan tidak bisa menjaga kestabilan atau keseimbangan tubuh saat berdiri. Ada beberapa faktor yang menyebabkan terjadinya cidera ACL yaitu:

  • Terkena Benturan Pendaratan yang tidak Pas Dari Lompatan
  • Merenggangkan Lutut Secara Berlebihan
  • Perubahan Pergerakan Secara Tiba-Tiba
  • Mengubah Arah Kaki dan Lutut Secara Tiba-Tiba
  • Mengangkat Beban Secara Berlebihan

Pertolongan Pertama Pada Cidera ACL

Cidera ACL bisa menimpa siapa saja dan datang di waktu yang tidak terduga. Saat mengalami cidera ACL hal pertama yang harus dilakukan adalah melakukan pertolongan pertama. Penanganan pertolongan pertama yang baik akan meminimalisir efek dari cidera tersebut. Berikut merupakan langkah-langkah pertolongan pertama pada cidera ACL:

1. Segera Istirahat

Stop melakukan kegiatan apapun setelah memiliki indikasi rasa sakit pada lutut. Ketika mengalami cidera tubuh butuh rileks. Apabila dipaksakan beraktivitas akan memperparah cidera tersebut

2. Mengompress Lutut

Pengompresan pada lutut bertujuan agar menyempitkan pembuluh darah sehingga memar atau bengkak yang terjadi tidak meluas. Melakukan pengompresan selam 15-20 menit.

3. Membalut Lutut Dengan Kain Elastis

Jika memiliki keterampilan yang bagus dalam pertolongan pertama, cara ini akan efektif. Pembalutan pada lutut akan menjaga posisi lutut sehingga tidak terjadi pergeseran yang semakin parah.

4. Menyangga Lutut Di Atas Bantal

Dengan melakukan hal tersebut lutut akan bisa rileks dan tidak terbebani oleh apapun. Bantal merupakan salah satu alat yang cukup efektif sebagai penyangga karena bersifat empuk.

Baca juga: 8 Pencetak Gol Bagi Negara Terbanyak yang Masih Aktif Bermain

Cara Mencegah Cidera ACL

Sebagaimana kata pepatah, mencegah lebih baik daripada mengobat. Pencegahan bertujuan agar meminimalisir peluang terjadi cidera ACL terutama saat berolahraga. Berikut merupakan beberapa cara untuk mencegah terjadinya Cidera ACL:

1. Melakukan Pemanasan

Saat melakukan olahraga hal terpenting yang seringkali terabaikan oleh banyak orang adalah pemanasan. Pemanasan bertujuan agar tubuh kita lebih siap untuk mengalami berbagai situasi yang akan terjadi. Setelah melakukan pemanasan otot akan lebih siap dan tidak kaku.

2. Mengonsumsi Makanan Bergizi

Makanan adalah sumber tenaga pada tubuh. Dengan mengkonsumi makanan yang bergizi tubuh akan memiliki daya tahan yang lebih kuat, termasuk terhadap cidera. Tubuh yang tercukup kandungan gizinya akan memiliki sel-sel yang lebih kuat dan tidak rapuh. Recovery pada tubuh yang mengonsumsi makanan bergizi juga akan jauh lebih cepat daripada tubuh yang tidak terpenuhi oleh makanan bergizi

3. Selalu Gunakan Alas Kaki Saat Berolahraga

Lutut adalah bagian tubuh yang paling banyak terkena dampak sebagai tumpuan saat berolahraga. Dengan menggunakan alas kaki seperti sepatu olahraga, akan meminimalisir tekanan yang terjadi pada lutut saat berolahraga.

4. Jangan Berlebihan

Seringkali saat melakukan aktivitas seperti olahraga adrenalin dan semangat akan meningkat. Jika kedua faktor tersebut tidak bisa dikontrol akan menimbulkan risiko cidera. Pada dasarnya tubuh memiliki kapasitas yang tidak boleh dilewati. Jika sudah terasa lelah, beristirahatlah. Jika tidak kuat, berhentilah.

Pengobatan ACL

Cidera ACL merupakan salah satu cidera yang masa penyembuhannya paling lama. Masa penyembuhan ACL bervariatif mulai dari lima bulan bahkan hingga hitungan tahun. Faktor yang menyebabkan lama atau tidaknya penyembuhan adalah penanganan pasca cidera. Berikut merupakan pengobatan pada cidera ACL:

  • Operasi

Jika tingkat cidera pada ACL cukup parah, penanganan yang paling efektif adalah dengan melakukan operasi. Operasi pada ACL dengan melakukan jaringan, sendi dan otot pada lutut. Pasien yang telah berhasil dioperasi bisa kembali berolahraga sekitar satu tahun kemudian.

  • Fisioterapis

Datang ke fisioterapi adalah cara pengobatan cidera ACL tanpa operasi yang sangat dianjurkan. Seorang fisioterapis akan memperbaiki sendi-sendi yang bergeser hingga berada di tempat semestinya. Fisioterapis juga akan melatih otot-otot pada bagian yang cidera secara bertahap hingga kembali normal.

Baca juga: Tiki-Taka, Strategi yang Buat Barcelona Jadi Topcer!


Demikianlah ulasan tentang cara pencegahan dan pengobatan cidera ACL. Ikuti terus konten-konten menarik lainnya seputar olahraga dan komunitas hanya di Teamplex. follow seluruh akun media sosial Teamplex untuk mendapatkan update-update berikutnya. Salam Olahraga!

Kategori: Sepakbola

0 Komentar

Tinggalkan Balasan