Ballon d’or merupakan penghargaan individual tertinggi bagi pemain sepak bola. Pemain yang memenangkan ballon d’or artinya ia menjadi pemain dengan status pemain terbaik di dunia. Acara penganugerahan ballon d’or terjadi setiap satu tahun sekali.

Pemain yang layak meraih ballon d’or adalah pemain yang memiliki kontribusi besar dalam membawa keberhasilan timnya meraih kesuksesan. Sayangnya tak semua pemain tersebut berhasil memenangkan ballon d’or meski memiliki kontribusi besar bagi timnya. Hal tersebut terjadi karena adanya dua sosok pemain yang mendominasi, yaitu Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi yang merupakan dua pemain dengan penghargaan ballon d’or terbanyak.


12 Pemain yang Layak Raih Ballon d’or Andai Tidak Ada Ronaldo & Messi:

1. Fernando Torres

Torres Ballon d'or Liverpool
Fernando Torres

Pada tahun 2008 Torres adalah striker yang paling mengerikan di dunia. Pada musim itu ia berhasil mencetak 33 gol dari 46 penampilannya bersama Liverpool. Di level tim nasional, Torres berhasil mengantarkan Spanyol menjadi juara Euro untuk pertama kalinya. Ia mencetak satu-satunya gol di partai final bagi Spanyol yang saat itu bertemu dengan tim raksasa eropa, Jerman.

Sebagai seorang striker, Torres memiliki kemampuan lengkap. Pemain yang memiliki julukan El Nino ini punya kemampuan on the ball dan off the ball sama baiknya. Ia pandai mencari ruang dengan meloloskan diri dari penjagaan lawan. Kemampuan finishingnya pun saat itu sangat baik, entah menggunakan kaki kanan, kaki kiri ataupun kepalanya.

Sayangnya pada tahun 2008 Torres harus puas menempati posisi ketiga peraihan Ballon d’or. Tahun 2008 merupakan awal dominasi dari Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi. Di tahun ini ballon d’or dimenangkan oleh Ronaldo

2. Xavi Hernandez

Xavi Ballon d'or Barcelona Spanyol
Xavi Hernandez

Ia adalah kunci permainan dari kesuksesan filosofi Tiki-Taka Barcelona dan Spanyol.  Ia menjadi jendral lini tengah tim nasional Spanyol saat berhasil menjadi juara Euro 2008, Piala Dunia 2010 dan Euro 2012. Bersama Barcelona di tahun 2009, Xavi menjadi sosok penting yang mengantarkan Barcelona meraih sextuple atau 6 gelar sekaligus dalam satu tahun kalender.

Xavi merupakan gelandang yang mampu mengatur lini tengah dengan sangat baik. Ia tau kapan harus mempercepat tempo permain dan kapan harus menurunkan tempo permainan. Kemampuan passing-passing satu dua sentuhannya adalah yang terbaik di eranya. Xavi juga memiliki jiwa kepemimpinan yang mampu mengangkat motivasi bagi rekan setimnya.  

Baca juga: Tiki Taka, Filosofi yang Buat Barcelona Sukses

3. Wesley Sneijder

Sneijder Ballon d'or Belanda Inter Milan
Wesley Sneijder

Sneijder adalah salah satu gelandang serang terbaik yang pernah ada bagi tim nasional Belanda maupun Inter Milan. Di tahun 2010 ia seharusnya cocok mendapatkan ballon d’or apabila tidak ada Ronaldo dan Messi. Di tahun tersebut Sneijder berhasil mengantarkan Inter Milan meraih treble winners dan mengantarkan Belanda hingga mencapai partai final piala dunia 2010.

Sebagai seorang gelandang serang, Sneijder memiliki visi bermain yang sangat baik. Ia mampu melesakan umpan ke rekan setimnya dengan akurat. Sneijder juga memiliki shooting dan penyelesaian akhir dengan efektifitas yang tinggi.

Sayang Wesley Sneijder tidak pernah meraih ballon d’or. Di era keemasannya pada tahun 2010, ballon d’or dimenangkan oleh Messi.

4. Andres Iniesta

Iniesta Ballon d'or Barcelona
Andres Iniesta

Selain Xavi, Barcelona dan Spanyol memiliki gelandang hebat yang berada di level keemasan yang sama. Bedanya Iniesta bermain lebih kedepan dari pada Xavi. Iniesta berposisi sebagai gelandang serang.

Iniesta berhasil mengantarkan Barcelona meraih sextuple di tahun 2009. Di timnas Spanyol ia berhasil mengantarkan spanyol menjadi juara Euro 2008, Piala dunia 2010 dan Euro 2012. Lebih spesialnya lagi di tahun 2012 ia mendapatkan anugerah sebagai pemain terbaik di kompetisi Euro 2012.

Iniesta memiliki visi bermain yang sangat baik. Ia memiliki kemampuan passing pendek dan jauh sama baiknya. Iniesta adalah salah satu pemain yang paling banyak memberikan assist bagi Lionel Messi yang merupakan pemain yang mendominasi ballon d’or selama hampir 15 tahun.

5. Frank Ribery

Ribery Prancis Bayern Munich
Frank Ribery

Pemain berkebangsaan Perancis ini pada tahun 2013 berhasil membawa klubnya Bayern Munchen meraih treble winners setelah memenangkan Bundesliga, DFB Pokal dan juga UEFA Champions League. Ribery bermain di posisi winger kiri.

Kemampuannya dalam mengobrak-abrik pertahanan lawan di tahun tersebut sulit diantisipasi oleh pemain bertahan manapun. Ia memiliki dribbling yang sangat baik. Ia juga banyak berkontribusi bagi timnya dengan menyumbangkan gold dan juga assist.

6. Thomas Muller

Muller German Bayern Munich
Thomas Muller

Muller merupakan pemain yang paling berkontribusi bagi persepakbolaan Jerman di tahun 2013 dan 2014. Ia sukses mengantarkan Bayern Munchen meraih treble winner di tahun 2013. Di timnas Jerman, ia berhasil mengantarkan timnya menjuarai FIFA World Cup atau Piala dunia pada tahun 2014. Di kompetisi tersebut ia juga mendapatkan gelar sebagai top scorer.

Muller merupakan gelandang yang sangat rajin mencetak gol maupun assist. Meski bertubuh kurus, memiliki kemampuan yang sangat baik dalam memberikan umpan kepada striker. Statusnya sebagai top scorer di Piala Dunia 2014 menjadi bukti betapa haus golnya gelandang serang ini.

7. Neymar Junior

Neymar Ballon d'or PSG
Neymar Jr

Ia sudah menjadi pusat perhatian sepak bola dunia sejak usianya yang masih sangat belia. Pada tahun 2014 Neymar menjadi tumpuan utama timnas Brasil pada Piala Dunia 2014. Ia berhasil mengantarkan Brasil menjadi Juara pada Piala Konfederasi 2014 dan mengantarkan Brasil hingga ke Semifinal di Piala Dunia 2014. Sedangkan di tahun 2015 Neymar mengantarkan Barcelona meraih treble winners.

Sebagaimana khasnya pemain Brazil, Neymar memiliki kemampuan individu di atas rata-rata. Ia sering memamerkan kemampuan freestyle yang ia miliki di atas lapangan hijau. Kehadirannya di lapangan sangat berdampak bagi tim yang ia bela. Selain dapat membuat pertahanan lawan kocar kacir, Neymar juga memiliki finishing yang efektif.

Baca juga: Cerita Dibakik Sepatu Jadul Toni Kroos yang Selalu Digunakan Sejak 2013

8. Luis Suarez

Suarez Ballon d'or Barcelona
Luis Suarez

Di musim 2013/2014 Suarez bermain di Liverpool. Saat itu ia mengantarkan Liverpool sebagai runner up di English Premier League. Suarez juga mencetak 30 gol lebih di EPL dan menjadi top scorer di tahun tersebut. Setelah pindah ke Barcelona, Suarez menjadi sosok penting yang mengantarkan Barcelona meraih treble winners di tahun 2015.

Suarez memiliki kemampuan dribbling yang sangat baik. Sebagai seorang striker tak ada yang meragukan kemampuannya dalam mencetak banyak gol. Pemain yang memiliki julukan El Pistolero ini pernah meraih top scorer di Liga Inggris dan juga Liga Spanyol.

9. Antoine Griezmann

Griezmann Atletico Madrid Prancis
Antoine Griezmann

Griezman merupakan pemain kunci yang mengantarkan Perancis menjadi juara piala dunia pada tahun 2018. Di tahun 2016 ia juga mengantarkan Perancis menjadi runner up Euro. Sedangkan di level klub ia menjadi sosok penting yang membawa Atletico Madrid yang berstatus tim kuda hitam dalam menjuarai Liga Spanyol di tahun 2014 dan menjadi runner up di UEFA Champions League.

Griezman bukanlah pemain yang pernah menjadi top scorer, tapi ia selalu konsisten mencetak 20+ gol selama bermusim-musim. Griezman dapat bermain di posisi penyerang lubang dan winger sama baiknya. Ia memiliki kecepatan dan kerja sama tim yang sangat baik.

10. Harry Kane

Kane Ballon d'or Spurs
Harry Kane

Kane adalah penyerang yang menjabat sebagai kapten di tim nasional Inggris. Pada piala dunia 2018, ia mengantarkan Inggris hingga semifinal. Di piala dunia tersebut ia juga mendapatkan gelar sebagai pencetak gol terbanyak. Sedangkan di level klub ia berhasil mengantarkan Tottenham Hotspur yang berstatus underdrog menjadi runner up di UEFA Champions League tahun 2018.

Kane merupakan striker haus gol yang telah bertahun tahun konsisten menjadi langganan bertengger di daftar top scorer. Ia memiliki kemampuan lengkap sebagai seorang striker. Ia berhasil menjadi top scorer di EPL pada musim 2015/2016 dan 2016/2017. Ia selalu mencetak double digit gol di setiap musimnya dari tahun 2014. Hal yang sulit dicapai mengingat ia bermain di klub yang statusnya hanya sebagai tim kuda hitam.

11. Mohammed Salah

Mo Salah Ballon d'or Liverpool
Mo Salah

Mo Salah adalah pemain kunci dalam kesuksesan Liverpool di akhir dekade 2010-an. Ia berhasil mengantarkan Liverpool untuk menjadi juara EPL kembali di tahun 2019 setelah klub tersebut tidak menjuarainya selama 30 tahun. Ia juga Membawa Liverpool menjadi raja Eropa setelah membawa Liverpool menjuarai UEFA Champions League di tahun 2018.

Di musim debutnya bersama Liverpool, Salah berhasil menorehkan 32 gol dari 36 pertandingan di EPL. Torehan golnya tersebut menobatkan dirinya sebagai top scorer EPL pada tahun 2018. Salah yang berposisi sebagai winger memiliki kemampuan dribbling yang dapat mengacak-acak barisan pertahanan lawan dan juga finishing yang mematikan.

12. Robert Lewandowski

Lewandowski Ballon d'or Bayen Munich
Robert Lewandowski

Lewandowski adalah striker papan atas dunia yang konsisten selama bertahun-tahun. Sebelum bermain di Bayern Munchen ia bermain di Borussia Dortmund. Di Dortmund ia berhasil menjadi kunci sukses Dortmund dalam menjadi juara Bundesliga di tahun 2010 dan 2011. Ia juga mengantarkan Dortmund hingga menjadi runner up UEFA Champions league di tahun 2013.

Setelah pindah ke Bayern Munchen ia menjadi striker yang sangat mengerikan. Ia menjadi aktor utama dalam kesuksesan Bayern Munchen meraih sextuple atau 6 gelar sekaligus dalam satu musim kalender di tahun 2020.

Sebagai seorang striker ia memiliki kemampuan finishing yang sangat baik. Dari kaki kanan, kaki kiri hingga kepalanya selalu menjadi ancaman bagi barisan pertahanan lawan. Kemampuannya dalam mencetak gol terbukti dengan torehannya sebagai top scorer Bundesliga sebanyak lima kali dengan tiga di antaranya diraih secara berturut dari tahun 2018 hingga 2020.

Sayangnya di tahun 2020 tidak ada penghargaan ballon d’or karena adanya pandemic Covid 19. Padahal jika ada ballon d’or 2020 tentu yang paling pantas meraihnya adalah Lewandowski.

Baca juga: 7 Alasan Erling Haaland Akan Jadi Striker Terbaik Dunia


Demikianlah ulasan tentang taktik 12 pemain yang layak mendapatkan ballon d’or apabila tak ada Ronaldo dan Messi. Ikuti terus konten-konten menarik lainnya seputar olahraga dan komunitas hanya di Teamplex. follow seluruh akun media sosial Teamplex untuk mendapatkan update-update berikutnya. Salam Olahraga!

Kategori: Sepakbola

0 Komentar

Tinggalkan Balasan